Mengenal Masyarakat Adat Dayak Seberuang Kampung Silit: Dusun Silit, Desa Nanga Pari, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image

Saturday, October 31, 2020

Mengenal Masyarakat Adat Dayak Seberuang Kampung Silit: Dusun Silit, Desa Nanga Pari, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang

Mengenal Masyarakat Adat Dayak Seberuang Kampung Silit: Dusun Silit, Desa Nanga Pari, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang

Jenis: Buku
Penulis: Hendrikus Adam
Penerbit: WALHI Kalimantan Barat
Tahun Terbit: 2020 (Cetakan I, November)
Format: PDF

Deskripsi:
Buku ini merupakan dokumentasi mengenai keberadaan Masyarakat Adat Dayak Seberuang di Kampung Silit, Dusun Silit, Desa Nanga Pari, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Disusun berdasarkan pengalaman lapangan, percakapan dengan warga, pengumpulan informasi lisan, serta relasi emosional yang tumbuh antara penulis dan masyarakat Kampung Silit dalam perjalanan yang berlangsung selama beberapa waktu.
Melalui publikasi ini, pembaca diajak mengenali kehidupan masyarakat Dayak Seberuang sebagai bagian dari komunitas Dayak Ibanik yang hidup dengan adat, pengetahuan lokal, serta relasi kuat terhadap tanah, hutan, dan sumber kehidupan mereka. Kampung Silit digambarkan bukan sekadar ruang tinggal, tetapi juga ruang ingatan, ruang budaya, dan ruang hidup yang terus dipertahankan lintas generasi.

Buku ini lahir dari upaya mendokumentasikan puing-puing pengetahuan lisan masyarakat yang selama ini diwariskan secara turun-temurun. Kehadirannya juga menjadi bagian dari proses memperkuat pengakuan terhadap keberadaan Masyarakat Adat Dayak Seberuang Kampung Silit, termasuk dalam perjuangan pengakuan wilayah dan hutan adat mereka.

Di tengah ancaman kebijakan pembangunan yang kerap menempatkan masyarakat adat sebagai kelompok rentan dan korban berlapis, publikasi ini diharapkan dapat menjadi pengingat penting mengenai perlunya keberpihakan terhadap masyarakat di komunitas beserta ruang hidupnya.

Selain itu, buku ini juga diharapkan menjadi energi bagi generasi Kampung Silit untuk terus menjaga adat budaya, mempertahankan tanah dan hutan, serta menggali kembali pengetahuan maupun potensi yang dimiliki komunitasnya sendiri.

Penutup:

Buku ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk mengenal lebih dekat Masyarakat Adat Dayak Seberuang Kampung Silit beserta sejarah, pengetahuan, dan relasi mereka dengan wilayah adatnya. Dokumentasi seperti ini penting untuk merawat ingatan kolektif sekaligus memperkuat perjuangan masyarakat adat dalam mempertahankan ruang hidup dan keberlanjutan generasi mendatang.

Salam adil dan lestari!

Download: