17 Tulah yang Diwariskan oleh Perluasan Perkebunan Sawit di Kalimantan Barat
Jenis: Buku
Penulis: Hendrikus Adam
Editor: Blasius Hendi Candra
Ilustrator: Zul MZ
Layout: The Djenggoet Production
Penerbit: WALHI Kalimantan Barat
Format: PDF
Deskripsi:
Buku ini mengulas dampak perluasan perkebunan kelapa sawit skala besar di Kalimantan Barat
yang selama ini dijalankan atas nama pembangunan dan kesejahteraan. Di balik narasi investasi
dan pertumbuhan ekonomi, ekspansi perkebunan sawit justru menghadirkan berbagai persoalan
ekologis, sosial, budaya, hingga ekonomi kerakyatan.
Hutan, tanah, dan air yang sebelumnya menjadi sumber kehidupan masyarakat perlahan mengalami
kerusakan akibat konversi kawasan dalam skala luas. Kehilangan hutan tidak hanya berarti hilangnya
ruang ekologis, tetapi juga hilangnya sumber pangan, obat-obatan tradisional, serta ruang hidup masyarakat.
Melalui ilustrasi dan dokumentasi berbasis fakta lapangan, publikasi ini menggambarkan “17 tulah”
atau dampak buruk yang diwariskan oleh model pembangunan perkebunan monokultur di Kalimantan Barat.
Buku ini sekaligus menjadi pengingat bahwa investasi tanpa perlindungan terhadap lingkungan hidup
dan hak masyarakat hanya akan melahirkan krisis berkepanjangan.
Data yang digunakan dalam buku ini merujuk pada situasi perkebunan sawit di Kalimantan Barat hingga
tahun 2009, ketika ratusan perusahaan telah mengantongi izin penguasaan lahan dalam skala sangat luas.
Penutup:
Buku ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi sekaligus pembelajaran mengenai risiko ekspansi
perkebunan sawit skala besar terhadap lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat di Kalimantan Barat.
Salam adil dan lestari!
Download: 17 Tulah yang Diwariskan oleh Perluasan Perkebunan Sawit di Kalimantan Barat
.png)