Diskusi Publik: Rencana Pembangunan PLTN, Solusi Energi Baru atau Ancaman bagi Rakyat?
![]() |
| Foto: Diskusi menjelang buka puasa bersama di kantor WALHI Kalimantan Barat |
Temukan di sini semua informasi tentang Walhi Kalbar, mulai dari program, berita, kegiatan dan berbagai info terkait lainnya
March 13, 2026
![]() |
| Foto: Diskusi menjelang buka puasa bersama di kantor WALHI Kalimantan Barat |
April 26, 2024
![]() |
| Aksi yang dilakukan Walhi dan jaringannya di Pontianak. Photo Walhi Kalbar |
Hendrikus Adam, Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Barat, menyatakan bahwa anggapan Kalimantan aman dari bencana, terutama gempa, adalah keliru. Menurutnya, Kalimantan memiliki potensi gempa yang signifikan, seperti Sesar Meratus, Sesar Mangkalihat, Sesar Tarakan, dan lainnya. Bencana geologis, seperti gempa, telah terjadi di berbagai wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa tahun terakhir.
Bukan hanya gempa, bencana ekologis seperti banjir juga sering melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat. Hendrikus Adam menyatakan bahwa situasi ini memberi sinyal bahwa rencana pembangunan PLTN di Bengkayang, Kalimantan Barat, tidaklah bijaksana.
![]() |
| Aksi yang dilakukan Walhi Kalbar dan koalisinya di Jakarta. Photo Walhi Kalbar |
Abit Nibras Trilanang, Koordinator Aliansi Kalbar Tolak PLTN di Kota Pontianak, menyoroti bahwa pembangunan PLTN tidak hanya mahal, tetapi juga berisiko tinggi. Ia mengkritik kurangnya transparansi dan informasi yang diberikan kepada masyarakat terkait rencana pembangunan PLTN.
![]() |
| Hendrikus Adam bersama koalisi Walhi melakukan aksi serupa di Jakarta. Photo Walhi Kalbar |
Melalui peringatan Chernobyl Day pada 26 April 2024, para aktivis lingkungan meminta pemerintah untuk menjauhkan Kalimantan Barat dari ancaman bahaya nuklir-PLTN dan mengalihkan investasi untuk pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan terjangkau secara finansial. Mereka juga menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait energi nuklir. Selengkapnya silahkan download dokumen di link berikut ini...
April 22, 2024
![]() |
| Photo Hendrikus Adam. Dok |
Menurutnya, selain banjir, longsor, dan puting beliung, sejumlah wilayah di Kalimantan Barat juga sering dilanda bencana alam.
"Beberapa waktu yang lalu, contohnya, wilayah dan akses jalan di Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, tergenang banjir. Selain banjir, gempa bumi juga sering menghantui warga Kalimantan Barat saat ini," ujarnya kepada tribunpontianak.co.id, pada Kamis, 25 April 2024.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa dalam dua tahun terakhir, gempa serupa juga terjadi di beberapa wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Barat, termasuk di Bengkayang yang saat ini sedang dijadikan calon lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
Menyambut Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2024 yang lalu, Walhi Kalimantan Barat mengadakan diskusi tematik dengan tema "38 Tahun Bencana Chernobyl – 26 April, Mau Buat Apa?" yang melibatkan berbagai rekan jejaring.
Diskusi ini tidak hanya menjadi tempat bagi berbagai gagasan mengenai isu lingkungan dan kolaborasi aksi yang dapat dilakukan, tetapi juga mengangkat wacana dan rencana pembangunan PLTN.
Dalam pertemuan singkat tersebut, disepakati bahwa pada tanggal 26 April 2024 akan diadakan aksi bersama tingkat daerah dan nasional untuk mengenang peristiwa tragis bencana reaktor nuklir di Ukraina pada tahun 1986 tersebut.
"Dengan Bengkayang sedang menjadi target pendirian PLTN, aksi ini diharapkan dapat membangkitkan kesadaran akan bahaya nuklir di tengah minimnya informasi resmi dari pihak terkait," tambahnya.
Melalui aksi yang bertepatan dengan Hari Chernobyl, Adam berharap dapat menyadarkan publik dan pembuat kebijakan untuk mempertimbangkan kembali rencana pendirian PLTN di Kalimantan Barat.
Ia juga mengajak semua warga yang tidak ingin Kalimantan Barat menjadi Chernobyl berikutnya untuk bersatu dan bergerak bersama.
“Mari kita jauhkan bumi Kalbar dari ancaman radiasi nuklir-PLTN sejak sekarang, melalui momentum Hari Bumi ini. Kita tidak ingin melihat kota hantu berikutnya seperti Pripyat di Ukraina akibat kecelakaan reaktor PLTN yang mengerikan bagi manusia dan lingkungan,” ungkap Direktur Walhi Kalimantan Barat.
August 23, 2021
April 06, 2020
Social Footer