Buku: Gambut untuk Kehidupan Pengetahuan: Praktik Pemanfaatan, Pengelolaan dan Perlindungan Ekosistem Gambut Berdasarkan Kearifan Lokal

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image

Wednesday, January 1, 2025

Buku: Gambut untuk Kehidupan Pengetahuan: Praktik Pemanfaatan, Pengelolaan dan Perlindungan Ekosistem Gambut Berdasarkan Kearifan Lokal

Gambut untuk Kehidupan

Pengetahuan, Praktik Pemanfaatan, Pengelolaan dan Perlindungan Ekosistem Gambut Berdasarkan Kearifan Lokal

Jenis: Buku
Penulis: Hendrikus Adam
Editor: R. Giring
Dokumentasi Foto: Hendrikus Adam, Andreas S. Illu
Desain dan Tata Letak: Wirza Rachman
Penerbit: WALHI Kalimantan Barat
Tahun Terbit: 2018 (Cetakan I, Mei)
Dukungan: Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF)
Format: PDF

Deskripsi:
Buku ini lahir dari kegelisahan atas narasi dominan yang terus menyalahkan peladang sebagai penyebab utama kebakaran hutan dan lahan. Dalam banyak peristiwa karhutla, masyarakat justru menjadi pihak yang pertama terdampak, kehilangan ruang hidup sekaligus menghadapi kriminalisasi.

Melalui kerja dokumentasi dan refleksi lapangan, WALHI Kalimantan Barat menunjukkan bahwa praktik berladang yang dilakukan masyarakat tidak sesederhana “tebas-bakar”, melainkan bagian dari sistem pengetahuan yang memiliki mekanisme pengendalian, pencegahan, dan tanggung jawab ekologis.

Buku ini juga menyoroti bahwa kebakaran meluas justru banyak terjadi di kawasan gambut yang telah rusak akibat ekspansi industri ekstraktif. Sementara itu, penegakan hukum kerap tidak menyentuh korporasi, memperlihatkan ketimpangan yang terus berulang dalam tata kelola lingkungan hidup.

Dengan mendekat pada pengalaman komunitas, publikasi ini mengajak pembaca untuk melihat kembali relasi antara manusia dan ekosistem gambut, sekaligus menegaskan pentingnya pengakuan terhadap kearifan lokal sebagai bagian dari strategi perlindungan dan pemulihan lingkungan.

Penutup:

Buku ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk memahami praktik-praktik pengelolaan gambut berbasis rakyat, serta mendorong pendekatan kebijakan yang lebih adil, tidak represif, dan berakar pada pengalaman hidup masyarakat.

Salam adil dan lestari!

Download: